18 January 2001

Waspadai penipuan berdalih pembayaran pajak undian berhadiah



No.3/13 /BGub/Humas

Masyarakat dihimbau untuk waspada dan berhati-hati terhadap adanya pihak-pihak yang melakukan penipuan yang berkedok pemenang undian lalu meminta kepada masyarakat (pemenang undian) untuk menyetorkan sejumlah uang ke rekening si penipu dengan dalih pembayaran pajak undian berhadiah.

Tindak penipuan dimaksud dilakukan dengan modus adanya pihak pemilik rekening penampungan (selanjutnya disebut pihak Penipu) menghubungi pihak lain (selanjutnya disebut Penyetor) untuk menyetorkan sejumlah uang ke rekening Penipu dengan alasan untuk pembayaran pajak undian berhadiah karena Penyetor dinyatakan mendapat hadiah atau dengan alasan sejenis lainnya. Atas uang yang telah disetor, Penipu biasanya segera melakukan penarikan, baik melalui ATM maupun sarana penarikan lainnya yang tersedia, sementara dalam beberapa waktu kemudian Penyetor melapor ke bank dan menyatakan bahwa yang bersangkutan baru saja ditipu untuk menyetor ke rekening tertentu.

Atas dasar hal tersebut di atas maka sekali lagi dihimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap bentuk penipuan tersebut. Kepada perbankan nasional dihimbau untuk melakukan antisipasi secara internal guna menanggulangi masalah tersebut sehingga tidak menimbulkan kerugian di masyarakat.

Jakarta, 18 Januari 2001
BIRO GUBERNUR


Dewi Normawati
Analis Senior

Humas Bank Indonesia - Biro Gubernur
Tel. 6221-3817187, Fax. 6221-3501867
http://www.bi.go.ide-mail: humasbi@bi.go.id

Jl. MH. Thamrin 2 Jakarta 10350 Indonesia
Telp : (62-21) 381-7317 Fax : (62-21) 350-1867

No comments: