10 February 2003

Penipuan Berhadiah Mobil Visto

Surat Pembaca

Saya menerima surat pemberitahuan pemenang hadiah ke-2 sebuah mobil Visto dari PT Frisian Flag Indonesia yang beralamatkan Jl. Raya Bogor KM.26 Jakarta. Pada pertengahan Desember 2002 saya memang ada mengirim kupon undian berhadiah dari Susu Bendera dan saat saya menerima surat tersebut saya sangat percaya dan yakin kalau surat tersebut benar-benar asli, lengkap dengan nomor telepon dan fax. Apalagi surat tersebut amplop dan kop surat berlogokan gambar dan nama perusahaan, menambah kepercayaan saya disertai surat izin dari Departemen Sosial dan Keabsahan dari Kepolisian Republik Indonesia.

Saya dianjurkan untuk menghubungi Senior Communication Manager yang bernama Suripto Mangundiharjo, S.E. Dengan Hot Line HP. No. 08161.962463. Setelah saya menghubungi Hp-nya dan diinformasikan, jika ingin hadiahnya cepat keluar saya diharuskan menyiapkan kartu ATM BCA yang ada dananya sebesar Rp 10 juta. Caranya, saya diharuskan stand by di ATM BCA setempat dengan Hp di tangan kemudian menghubungi dia apabila sudah siap. Setelah terhubung dia akan meminta nomor PIN saya.

Di sinilah saya mulai curiga, mengapa saya harus menyerahkan nomor PIN ATM saya, kemudian saya mengatakan akan menghubunginya lagi. Karena masih ada keraguan pada diri saya akhirnya saya menghubungi teman dekat dan mereka pun kagum dengan kecanggihan surat tersebut. Saya disarankan untuk berhati-hati dan mengadakan cross check. Selanjutnya saya langsung menghubungi PT Frisian Flag Indonesia dan ternyata nomor tersebut bukan milik PT Frisian Flag. Nomor telepon yang sebenarnya saya dapatkan dari telepon operator/ Telkom Jakarta.

Saya menulis surat ini agar masyarakat luas mengetahui dan berhati-hati karena penipuan sekarang semakin canggih. Jika dulu modusnya, agar kita mengirimkan uang ke rekening mereka, sekarang melalui ATM.


Abdulkadir
Perumahan GBB
Wisma Baruna No. F 9
Jl. Hang Tuah, Sanur, Denpasar



Bali Post - Senin Paing, 10 Pebruari 2003

http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2003/2/10/s1.htm

No comments: