07 October 2005

Pengusaha Kayu Ditipu

Pontianak ,- SETIAP bulan ada saja yang terkena dengan tipuan undian short massage service (SMS,red) mengatasnamakan perusahaan kartu seluler. Kalau sebelumnya sudah beberapa korban yang mengalami peristiwa tersebut. Kembali, Beby salah satu warga Sei-Raya, Kab Pontianak mengalami kejadian semula. Kali ini dia ditipu dengan cara didatangi ke rumah, namun untunglah temannya cepat memberitahu. Keterangan Beby yang berhasil dihimpun Pontianak Post mengatakan kalau dia memang merupakan langganan salah satu kartu seluler yang ada di Indonesia. Beberapa hari yang lalu korban ditelpon dan memenangi undian sebuah mobil buatan Eropa. Sejurus kemudian korban didatangi dua orang yang mengaku dari Jakarta dan mengantarkan hadiah. "Namun sayang hadiah tersebut dapat ditebus bilamana sudah dibayarkan uang administrasinya," ucapnya menirukan perkataan dua orang tersebut.

Karena pengusaha kayu yang kerap bolak-balik ke hutan tidak mengetahui akan ada undian yang sudah habis tahap pertamanya, korban sontak gembira riang bukan kepalang. Bahkan dia berencana untuk membayarnya dan besok akan ditransfer kepada nomor rekening yang dimaksudkan kedua orang ini. Tetapi untunglah sebelum besok paginya korban berangkat ke bank, malam hari ada teman yang datang dan memberitahukan kalau nomor undian tersebut sudah kadaluarsa alias tidak berlaku lagi. Lantas ketika dikonfirmasikan kepada perusahaan penyedia kartu seluler ternyata memang benar adanya terkait hal tersebut. Beby hanya bisa tertawa kecil dan berkata. "Untunglah uang dua puluh juta tidak jadi melayang, sebab besok pagi niatnya saya transferkan," ujarnya bersyukur.(den)

Pontianak Post - Jumat, 7 Oktober 2005

http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?berita=Metropolis&id=100328

No comments: