15 December 2005

Harap waspadai undian penipuan

SURAT PEMBACA

PENIPUAN dengan iming-iming hadiah; mobil, sepeda motor dan lain-lain merebak dengan berbagai cara. Hal ini juga menimpa kami berkaitan dengan undian susu ber-AC tinggi: Anlene. Kami mendapat surat pemberitahuan dari, (katanya), penyelenggara undian: PT. New Zealand Milk Indonesia, beralamat Wisma Staco, Jln. Casablanca, Kav 19, Lt. 5, Jakarta, Tilp.: 0217012587. Di situ dikatakan, bahwa setelah resmi diundi dengan kesaksian wakil dari Depsos, Dirjen Pajak, Pemda DKI, kami jadi pemenang hadiah pertama, Grand Prize, dengan hadiah 1 Unit Mobil Honda Jazz, th. 2005. Yang harus ditanggung kami: Bea Balik Nama, sebesar 13% harga mobil, Rp 17.610.000,- Niat bagi kami untuk mengambil sendiri hadiah itu ke Jakarta, ditolak dengan alasan akan ada pemotretan. Padahal, itu kan bisa dilakukan juga di Jakarta.

Selanjutnya, kami harus menyetor dulu uang BBN itu, dan kepada rekening pribadi sdr. Ardiansyah sebagai Kabag Humas dengan transfer BCA Jakarta. Katanya, sebagai bukti untuk Depsos. Kenapa tidak langsung ke Depsos saja kalau barangnya sudah jelas ada. Kami tidak mau terima, harus mobil dulu, baru kami bayar BBN. Ardianyah tetap menolak.

Karena hal tersebut, kami menyuruh anak kami di Jakarta mengecek alamat, telefon, dari alamat dimaksud, juga no. HP. "Kabag Humas". Terbukti: perusahaan itu memakai no. Flexi, dan Ardiansyah HP-nya: 081317917715 adalah prabayar yang sering digunakan penipuan. Apakah ini bukan penipuan, yang harus dilaporkan ke polisi?

Karena itu hati-hati dan waspada, jangan terjebak dengan hadiah undian yang akan merugikan jutaan rupiah.

Ahmad Hakim
Jln. Sidomukti 63A
Bandung - 40123

Pikiran Rakyat - 15 Desember 2005

http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/1205/15/10.htm

No comments: