22 March 2006

PT Pos bakar 27.761 surat undian palsu

Sirojul Muttaqien - detikcom

Jakarta - Maraknya penipuan berkedok undian berhadiah yang dikirimkan melalui surat membuat PT Pos Indonesia geram. Tidak mau dituduh sebagai penyebar surat palsu, sebanyak 27.761 pucuk surat undian palsu dimusnahkan di halaman parkir PT Pos dengan cara dibakar.

"Pemusnahan ini adalah surat yang masuk lewat PT Pos saja. Tidak tertutup kemungkinan ada juga surat yang dikirim tidak melalui PT Pos," jelas Direktur Bisnis Kurir dan Operasi PT Pos Indonesia Subandi di Gedung Pos Indonesia, Jalan Lapangan Banteng Utara No 1, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2006).

Tampak hadir dalam acara pemusnahan, Dirjen Bantuan dan Jaminan Sosial Depsos Amrun Daulay, Direktur Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Daya Sosial Depsos M Thalib, dan Kanit I satuan III Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Dwi Irianto.

Menurut Subandi, pemusnahan ini adalah kali kedua yang dilakukan PT Pos setelah pada bulan Juni 2005 lalu PT Pos Indonesia memusnahkan sebanyak 20.460 surat serupa.

Dijelaskan dia, surat-surat tersebut dapat dikenali dari bentuk amplop, alamat pengirim dan alamat yang dituju, serta berat surat.

"Setelah kecurigaan kita terbukti, baru surat tersebut kita tindaklanjuti. Kita juga umumkan ke daerah-daerah agar mewaspadai surat-surat seperti itu," urai Subandi.

Sementara itu Direktur Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Daya Sosial Depsos M Thalib mengatakan, dalam sebulan Depsos menerima keluhan puluhan masyarakat yang melaporkan penipuan yang dialami melalui surat undian ini.

"Itu baru lewat Depsos saja, bagaimana dengan yang lain seperti kepolisisan dan YLKI, dalam sebulan mungkin ratusan," ujarnya.

Untuk mencegah penipuan melalui surat ini terus terjadi, Depsos akan meningkatkan kerjasama dengan PT Pos Indonesia, Kepolisian, Kejaksaan, Ditjen HAKI, Badan POM, YLKI dan Depkominfo dalam penanganan dampak negatif undian palsu berhadiah. (bal)

detikcom 22/03/2006 12:26 WIB

No comments: