02 October 2006

Penipu undian ditangkap

MAKASSAR -- Warga Makassar bisa sedikit lega. Pelaku penipuan undian berhadiah palsu yang selama ini telah banyak memakan korban berhasil ditangkap, Minggu (1/10) kemarin. Risman Daris (23) warga Jl Andi Cammi No 9, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap ditangkap setelah keperogok memasukkan kupon undian palsu ke dalam sejumlah merk makanan dan kosmetik di Citra Market Sudiang.

Saat ditangkap, Risman tidak beraksi sendirian. Kemarin turut bersamanya beberapa rekannya Dedi (20), Dullah (27) dan Aris (18). Namun ketiga rekannya berhasil melarikan diri.

Modus operandi Risman dengan cara membuat kupon undian palsu. Pada kupon yang dilaminating, ditulis bahwa yang membeli dapat hadiah langsung berupa mobil. Mobil itu bisa diambil tetapi terlebih dulu menghubungi dua line telepon yang juga tertera di kupon tersebut.

Aksi Risman sejak lama diintai pihak produsen beberapa produk yang merasa dirugikan atas aksi Risman. Jumriana, Sales Promotion Girl (SPG) Nestle berhasil menemukan aksi Risman setelah ditugaskan mencermati beberapa orang yang mencurigakan. Saat itu, Jumriana menyaksikan Risman bolak-balik di rak susu bubuk.

Setelah mengambil satu kotak susu, lelaki itu lalu menyimpannya kembali. Ketika Jumriani memeriksa kotak susu yang sempat dipegang Risman di dalamnya ia menemukan satu kupon kecil berupa kupon hadiah langsung. Hadiahnya tidak tanggung-tanggung, sebuah mobil Avanza.

Memastikan bahwa Risman yang melakukan, Jumariani langsung minta tolong kepada securiti mini market tersebut untuk menangkap lelaki tersebut. Hanya dalam hitungan menit, Risman berhasil ditangkap sementara tiga rekannya yang lain berhasil melarikan diri.

Polisi yang dipimpin langsung Kaur bin Ops Serse, Polresta Makassar Timur, Iptu Woro Susilo terjun langsung ke lokasi kejadian dan mengamankan Risman. Ketika diinterogasi petugas di Mapolresta Makassar Timur, Risman mengaku, dirinya diajak oleh Dedi dengan upah per harinya Rp 100 ribu. Tetapi petugas tidak begitu saja percaya dengan pernyataan Risman. Polisi lalu memeriksa mobil Kijang biru dengan nomor polisi DD 716 YD milik tersangka dan menemukan puluhan kupon yang siap untuk dimasukkan dalam kotak susu bubuk, pasta gigi, sabun dan produk lainnya.

Selain itu, dalam mobil itu polisi berhasil menyita sebuah printer untuk mencetak kupon tersebut, 5 buah ponsel dengan yang masing-masing telah diberi tanda perusahaan yang ditujukan dalam nomor kontak yang tertera serta dua kotak susu bubuk Nestle yang di dalamnya terdapat kupon undian. Dari dalam dompet pelaku, polisi menemukan dua kartu ATM BNI dan Bukopin dengan nomor pin yang sama diberikan kepada korbannya untuk mentransfer uang yang berisi puluhan juta rupiah hasil penipuannya.
Setelah disita beberapa barang bukti tersanagka tidak bisa berkelit.

Ia lalu mengakui perbuatannya. Menurut dia, sejumlah toko yang pernah ia masuki yakni Alfa, Toko Agung, Hypermart GTC, Carrefour, Supermarket Cahaya Ujung, Pangkep, Citra Market Sudiang dan beberapa lokasi lain.

Rudi Jumara, Head Operation Nestle dan Budi Maulana selaku Koordinator Chanel Modern Market mengatakan, pihaknya seminggu terakhir banyak menerima telepon dari konsumen yang meminta hadiah yang diperolehnya dari dalam kotak susu bubuk yang dibelinya.
"Banyak telepon dari konsumen melaporkan ke kantor saya dan mengatakan hal demikian," katanya. Mereka juga mengatakan, produk Nestle yang dipakai menipu yakni susu bubuk dancow, lactogen dan bubur susu.

Kasat Reskrim Polresta Makassar Timur melalui Iptu Woro Susilo mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dan berusaha meringkus pelaku lainnya yang berhasil kabur. Ia juga menghimbau kepada masyarakat jangan mudah tertipu dengan kupon undian yang tertera pada produk barang yang dibelinya.
"Untuk korban yang sudah dirugikan oleh tersangka dengan modus yang sama, segera melaporkan ke Mapolresta Makassar Timur, " imbuhnya.

(hendra-ahmad)

Berita Kota Makassar - Senin, 02-10-2006

http://www.beritakotamakassar.com/view.php?id=1280

No comments: