22 November 2006

25 Warga Datangi PT Sinar Sosro, Tertipu Undian Mobil

SLAWI - Penipuan dengan modus menang undian, ternyata masih merebak di wilayah pantai Utara (pantura). Terbukti, sebanyak 25 orang yang berasal dari sejumlah wilayah di pantura, seperti Brebes, Slawi, dan Kota Tegal, menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan sejumlah orang dengan mencatut PT Sinar Sosro.

Akibatnya, selama sepekan terakhir secara silih berganti Kantor Distributor PT Sinar Sosro yang beralamat di Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, didatangi warga yang memperoleh surat menang undian. Mereka datang ke tempat tersebut mempertanyakan tentang hadiah.

Salah seorang korban penipuan itu, Sukarno (56), warga Jalan Angsana Raya, Mejasem, menuturkan, beberapa hari lalu dia memperoleh surat yang menunjukan sebagai pemenang undian satu buah mobil yang diadakan oleh PT Sinar Sosro. Namun, untuk mengambil hadiah dia diminta menstranfer uang sebesar Rp 6 juta.

Untungnya sebelum dia menstranfer uang, terlebih dulu datang ke PT Sinar Sosro di Dampyak untuk menanyakan kebenaran isi surat tersebut. Ketika sampai di tempat yang dituju, dia justru terkejut. Sebab, sudah ada puluhan orang yang datang dengan maksud yang sama, yaitu mempertanyakan hasil undian.

Penipuan

Supervisor PT Sinar Sosro Dampyak, Dahrudin mengatakan, pihaknya memang mengadakan undian dengan hadiah sebuah mobil Toyota Yaris, namun untuk pengumuman pemenang dilakukan melalui media cetak nasional (Kompas).

Karena itu, bagi mereka yang memperoleh surat yang menyatakan sebagai pemenang, hal itu merupakan praktik penipuan. Terlebih lagi setelah dicek, surat tersebut ternyata logonya tidak sesuai dengan yang asli. Sebab, kalau yang asli berwarna merah. Selain itu, dalam pengambilan hadiah pemenang tidak dipungut biaya sepeser pun dan hadiah dikirim ke alamat pemenang.

"Jadi apabila ada warga yang menang undian dan disuruh membayar sejumlah uang, merupakan penipuan. Hingga saat ini kami telah didatangi warga sebanyak 25 orang," katanya. (H17-29a)

http://www.suaramerdeka.com/harian/0611/22/pan01.htm

No comments: