27 December 2006

Penipuan Undian Berhadiah Kembali Marak

Singkawang,- Warga Singkawang harus berhati-hati. Sebab, penipuan berkedok undian berhadiah kembali marak. Penipu itu menelepon calon korban dan menawarkan hadiah undian berupa sepeda motor dan ponsel kamera. Seorang warga, EL, nyaris menjadi korbannya.

"Tadi pagi saya ditelepon. Katanya saya menang hadiah undian motor Karisma dan sebuah ponsel kamera," kata EL, warga Perumnas Roban mengadu ke Pontianak Post, kemarin pagi. Menurutnya, penelepon itu terdiri dari dua orang. Satu orang mengaku sebagai seorang insinyur yang menjabat pimpinan RCTI Pontianak.

"Katanya, hadiah itu diberikan oleh RCTI Pontianak dan Gubernur Kalbar, Usman Ja'far," ungkapnya.

Selain itu, EL juga disarankan untuk tidak menceritakan hal ini kepada orang lain atau tetangganya. "Orang itu bilang nanti saya akan diliput RCTI waktu penyerahan hadiahnya. Waktu itu baru boleh disebarluaskan. Menurut mereka, ini untuk menghindari kecemburuan sosial," jelas dia.

Guna mencairkan hadiah undian tersebut, EL juga dimintai imbalan. Imbalannya yaitu berupa 24 voucher pulsa @ Rp100 ribu. Voucher ini, menurut si penelepon, akan diserahkan untuk Samsat Polda Kalbar, Dirjen Pajak dan Notaris masing-masing delapan voucher. "Katanya, kalau sudah memberikan voucher, saya tidak perlu bayar pajak lagi," sebut EL yang sejak awal sudah curiga.

Sementara itu, Kepala Perwakilan RCTI Wilayah Kalbar, Ridwan Ismail menyatakan tak tahu-menahu tentang adanya undian berhadiah yang mengatasnamakan RCTI Pontianak. Menurutnya, RCTI itu hanya ada di Jakarta. Demikian pula sejumlah TV swasta lain seperti SCTV, Global dan lain-lain. "RCTI Pontianak itu tidak ada. Kita di daerah ini cuma kontributor. Nah, soal undian berhadiah itu jelas kita tidak tahu menahu," katanya.

Karena itu, ia mengimbau agar warga berhati-hati. Sebab, ada kemungkinan bahwa hal yang menimpa EL adalah penipuan. "Modus penipuan yang semacam itu sudah banyak, jadi masyarakat harus hati-hati," ujarnya.(rnl)

Pontianak Post - Rabu, 27 Desember 2006


http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?berita=Singkawang&id=130286

No comments: