23 February 2007

Agen Dancow NTB dituntut penipuan sayembara

Kapanlagi.com - Sejumlah warga Kota Mataram menuntut agen susu Dancow di Mataram, Provisi Nusa Tenggara Barat (NTB) bertanggungjawab atas sayembara "bohong-bohongan" dengan hadiah cukup menggiurkan.

"Kalau memang sayembara melalui kupon hadiah yang terdapat dalam kota susu Dancow tersebut adalah bohong, maka agen selaku distributor tunggal di daerah itu melakukan upaya pemberitahuan kepada rakyat," kata Kaharudin kepada wartawan di Mataram, Jumat (23/02).


Dikatakan, dirinya salah satu yang mendapatkan hadiah mobil jenis Avanza melalui kupon berhadiah dalam kotak susu Dancow menuntut agar agen bersangkutan bertanggungjawab. Apapun alasannya, agen atau distributor tunggal susu Dancow di daerah itu harus bertanggungjawab, karena telah merugikan konsumen.


"Kalau memang kupon berhadiah tersebut bohong, berarti perusahaan susu tersebut secara tidak langsung merestui pembohongan atau penipuan tersebut," katanya.


Sementara itu, pemilik Toko Jembatan Baru, Hadi S selaku distributor susu Dancow di NTB menyatakan, kupon berhadiah yang diselipkan dalam kotak susu itu tidak benar dan bohong.


Perusahaan Nestle yang memproduksi susu Dancow tidak pernah melakukan sayembara atau mengedarkan kupon berhadiah apalagi dengan hadiah mobil.


Menjawab pertanyaan tentang upayanya atas penipuan kupon berhadiah tersebut, Hadi menyatakan, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Hadi juga mengakui bahwa pihaknya belum pernah memberitahukan secara massal kepada masyarakat tentang adanya penipuan, yang mengatasnamakan susu Dancow dengan sistem kupon berhadiah.


"Ketidaktanggapan distributor susu Dancow, untuk memberitahukan kepada konsumen melalui media itulah yang kami jadikan alasan untuk menuntut agen tunggal tersebut bertanggung jawab," kata Kaharudin.


Menurut Kaharudin alias Udin, distributor susu Dancow tersebut tidak cukup hanya melaporkan kepada pihak kepolisian saja, tetapi harus memberitahukannya kepada masyarakat luas.


Pemberitahuan secara luas itu dapat dilakukan dengan memasang iklan di media massa, sehingga masyarakat tidak menjadi korban penipuan.


Ketika undian tersebut ditanyakan melalui agen di Jakarta, sebagaimana nomor telepon yang tertera dalam kupon, diberitahukan bahwa undian tersebut sah dan malah diminta untuk mendatangi distributor di Mataram.


"Bahkan melalui telepon itu pula, perusahaan di Jakarta menyatakan bahwa nomor seri mobil yang menjadi hadiah yang didapatkan itu lengkap dan mobilnya masih ada, sehingga diminta untuk segera menghubungi distributor di Mataram," katanya.


Tetapi nyatanya, setelah dihubungi, distributor di Mataram lepas tangan begitu saja dan tidak merasa bersalah. Padahal susu Dancow yang dibeli disalah satu swalayan terkenal di Mataram tersebut dinyatakan asli, sehingga sangat membingungkan konsumen.


"Bagaimana mungkin produk susu Dancow asli, tetapi kupon yang ada didalamnya dinyatakan bohong-bohongan, seharusnya perusahaan yang memproduksi susu Dancow bertindak cepat, agar tidak banyak konsumen yang dikecewakan," katanya.


Ditambahkan, dirinya yang telah menggunakan produk susu Dancow belasan tahun merasa sangat dirugikan, terlebih tidak ada pemberitahuan apapun dari pihak distributor atau perusahaan tentang adanya penipuan tersebut.


"Minimal ada surat selebaran dari pihak perusahaan yang menyatakan pihaknya tidak pernah menyelenggarakan sayembara melalui kupon
dalam kotak susu ataupun produk lainnya, perusahaan dan distributor sudah ikut menipu konsumen," katanya. (*/rit)

http://www.kapanlagi.com/h/0000159280.html

Jum'at, 23 Februari 2007 09:45

No comments: