01 April 2007

Awas penipuan berkedok hadiah




WARNA

Praktik penipuan dalam bentuk pengumuman pemenang kuis berhadiah yang melibatkan nama Majalah Intisari dan dengan meminta sejumlah uang pembayaran pajak hadiah, beberapa kali menimpa pembaca Intisari. Akibatnya, banyak di antara mereka yang mengalami atau nyaris mengalami kerugian jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Modus operandi penipuan ini adalah si penipu mengirimkan surat pengumuman pemenang kuis berhadiah di atas kertas berkop perusahaan fiktif kepada calon korban. Untuk meyakinkan calon korban, di dalam surat itu biasanya disertakan surat-surat pendukung yang semuanya palsu, seperti Surat Keputusan Pemenang Undian Berhadiah yang ditandatangani notaris; Izin Pelaksanaan Undian Berhadiah dari Departemen Sosial; Lembar Penagihan Pajak Hadiah dari Ditjen Pajak; dan/atau Surat Izin Kegiatan yang ditandatangani oleh Kepala Polda Metro Jaya. Penipu juga menyertakan guntingan kartu pos bagian pengirim atau fotokopi KTP calon korban.

Untuk mencegah berlanjutnya penipuan yang melibatkan nama Majalah Intisari atau menggunakan data identitas pribadi yang pernah dikirimkan ke Majalah Intisari, kami ingin menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Intisari tidak pernah bekerja sama dengan pihak lain dalam menyelenggarakan kuis berhadiah uang atau barang.

Setiap pemenang kuis yang kami selenggarakan selalu kami publikasikan lewat Majalah Intisari dan/atau kami beritahukan lewat surat resmi berkop surat dan berstempel Majalah Intisari.

Apabila ada pajak hadiah yang ditanggung pemenang, pemenang akan diminta mentransfer uang pajak tersebut ke rekening bank atas nama PT GRAMEDIA (bukan atas nama PT lain, apalagi atas nama perorangan).

Dianjurkan untuk melakukan pengecekan ke instansi yang suratnya disertakan dalam surat pengumuman atau ke redaksi Majalah Intisari (telp: 021-53696310), sebelum mentransfer uang pajak. Pengecekan ini sangat perlu dilakukan karena penipu biasanya melakukan pemalsuan tanda tangan pejabat yang terkait atau menyertakan nama fiktif.
Setiap kartu pos atau foto kopi KTP yang kami terima dari pembaca berkaitan dengan penyelenggaraan kuis atau undian, selalu kami musnahkan begitu penyelenggaraan kuis atau undian berakhir. Pemberitahuan ini perlu kami sampaikan dengan harapan pembaca Majalah Intisari tidak terjebak penipuan dengan modus seperti di atas.

Terima kasih. (Redaksi )

Majalah INTISARI - April 2007


http://www.intisari-online.com/majalah.asp?tahun=2007&edisi=525&file=warna1001

No comments: