09 April 2007

Depsos diserbu 45 ribu lebih undian palsu

JAKARTA - Penipuan bermotif undian berhadiah tampaknya masih marak terjadi. Departemen Sosial (Depsos) mengaku menemukan lebih dari 45 ribu undian palsu setiap tahunnya.

"Dari kerja sama kami dengan PT Pos, kami temukan lebih dari 45 ribu per tahun," kata Direktur Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial Depsos Chazali H Situmorang.

Hal itu dikatakannya, seusai acara Penandatanganan Perjanjian Kerja sama Penyelenggaraan Diklat PPNS Bidang Undian antara Departemen Sosial RI dengan Biro Binpolsus PPNS di Gedung Depsos, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (9/5/2007).

Menurut Chazali, pihaknya dan pihak Pos sudah terlatih untuk mengetahui surat mana yang berbau penipuan. Oleh sebab itu sudah banyak surat seperti itu yang berhasil diamankan.

Surat-surat tersebut, kata Chazali, selanjutnya dikumpulkan dan dimusnahkan. "Kami dua minggu sekali ke sana (ke Pos) kami lihat, dan setahun sekali kita musnahkan," ungkapnya.

Meski demikian, Chazali mengakui pihaknya sampai saat ini kesulitan untuk melakukan tindakan hukum. Sebab para pelaku tergolong cukup licin.

"Kami belum lakukan karena kita belum temukan pelakunya. Mereka ini sangat canggih, kalau lewat surat mudah disaring, sekarang mereka mengantar langsung lewat kurir," jelasnya.

Untuk meminimalisir penipuan itu, Depsos kata Chazali telah menyediakan call center pengaduan di 300 100 168, atau SMS ke 5505. (dian widiyanarko/SINDO/rhs)

Okezone - Senin, 09/04/2007 13:28 WIB

http://www.okezone.com/index.php?option=com_content&task=view&id=12592&Itemid=51

No comments: