31 July 2007

Jika diberitahu menang undian, jangan emosional

YLKI meminta konsumen tidak emosional saat diberitahu memenangkan undian. "Konsumen harus tetap tenang dan rasional," imbau pengurus YLKI dari Divisi Pengaduan dan Hukum, Sularsi, senin (30/7).

Meski jumlah pengaduan yang masuk relatif kecil dibandingkan total korban, YLKI menilai aksi para penipu ini sudah sangat mengkhawatirkan. Apalagi laporan terakhir yang masuk kebanyakan korban penipuan gaya baru, yaitu kupon pengumuman pemenang palsu disisipkan ke dalam kemasan asli.

"Juni-Juli ini, laporan kebanyakan dari Surabaya da sekitar 70-an. Ini ibarat paradigma gunung es, yang muncul sekian, padahal korbannya banyak. Info terakhir yang saya terima dari Unilever, Juli ini ada 1.600 orang yang mengonfirmasi," beber Sularsi.

Ciri-ciri penipu

YLKI pun mengingatkan beberapa ciri khas para penipu sebetulnya mudah dikenali. Misalnya, si pelaku biasanya tidak memberikan tenggang waktu yang cukup kepada sasarannya. Alasannya, kalau tak cepat hadiah akan dilelang.

Pelaku biasanya menggunakan telepon CDMA dan telepon nomor prabayar. Untuk CDMA, jika yang digunakan Esia, nomor telepon berkepala 9. Sedangkan Flexi berkepala 6 dan 7.

Konsumen juga selalu diminta segera mengirimkan uang atau membeli vocer, atau diminta datang langsung ke suatu tempat untuk menyerahkan uang atau ke tempat acara diselenggarakan. "Padahal itu semua tidak benar. kalau mau, konsumen minta hadiahnya dulu. Baru transfer!' tegasnya.

(bar)

National News - 31 July 2007

No comments: