27 July 2007

Penipuan Lewat Produk Rokok

Beberapa hari lalu, saya membeli satu slop rokok Dji Sam Soe di sebuah toko. Di dalam kemasan rokok itu saya menemukan selembar voucher undian berhadiah mobil. Di voucher itu tertulis “Selamat Anda beruntung mendapatkan hadiah langsung 1 unit mobil Kijang Innova G.2.0 MT tahun 2006”. Saya langsung gembira mendapatkan mobil. Apalagi di voucher itu tertulis hadiah akan langsung diantar sampai ke alamat pemenang.

Yang membuat saya hampir percaya, di voucher juga tertulis PT HM Sampoerna Tbk yang memproduksi rokok itu sedang menyelenggarakan undian berhadiah. Sebagai penguat voucher terpampang nama dan nomor telepon penanggung jawab undian berhadiah, serta tanda tangan dan stempel pejabat dari Polda DKI Jakarta, Departemen Sosial RI, yang disahkan notaris dan salah satu direksi PT HM Sampoerna Tbk.

Namun ketika melakukan cross check di toko yang menjual rokok itu, saya mendapatkan penjelasan yang menghilangkan rasa senang saya. Undian berhadiah itu ternyata hanya modus penipuan. Sebab setahu pemilik toko, PT HM Sampoerna dilarang perundang-undangan menggelar undian berhadiah. Kata pemilik toko penipuan seperti ini juga pernah dialami konsumen PT HM Sampoerna lainnya. Pemilik toko kemudian menunjukkan surat pemberitahuan dari PT HM Sampoerna yang menyebutkan PT HM Sampoerna tak pernah melaksanakan program berhadiah mobil. Pemilik toko itu juga menunjukkan voucher berbeda yang ukurannya lebih kecil, namun modusnya sama, yaitu penipuan.

Saya sempat mencoba menghubungi nomor telepon yang terpampang di voucher itu. Nomor telepon itu ternyata salah sambung. Untung saya belum mengirimkan persyaratan yang ditentukan. Seperti harus membayar pajak pemenang 15 persen dari harga hadiah mobil. Untuk itu saya mengimbau kepada konsumen rokok untuk berhati-hati terhadap modus penipuan semacam ini.


Noor Rahmad, Jl Gatot Subroto, Samarinda


Kaltim Post - Jumat, 27 Juli 2007


http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?IDKategori=Opini&id=220647

No comments: