09 July 2007

Tergiur Innova, Rp3,5 juta ludes

Tertipu Kupon Undian

BATAM (BP) - Walaupun sudah berulang kali diberitakan agar jangan mudah tertipu undian berhadiah, tapi tetap saja ada yang percaya dan akhirnya tertipu. Inilah yang dialami Asmanelia (23), warga Tiban Asri, Rabu (4/7) lalu. Korban tergiur mobil Kijang Innova melalui kupon undian berhadiah yang didapatnya dari dalam bungkus rokok Dji Sam Soe. Tapi bukannya mobil, justru korban tertipu Rp3,5 juta.

Informasi di lapangan menyebutkan, Rabu, sekitar pukul 07.30 WIB, suami korban baru saja membeli sebungkus rokok Dji Sam Soe. Di dalam bungkus rokok tersebut, korban menjumpai selembar kertas berukuran kecil yang belakangan ia ketahui sebagai kupon undian berhadiah. Korban senang bukan kepalang setelah membaca isi tulisan di kupon yang berbunyi ”Selamat Anda mendapatkan satu unit Toyota Kijang Innova”. Sejenak terlintas di benaknya betapa senangnya memiliki mobil seharga ratusan juta itu.

Karena senangnya, korban langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di kupon tersebut. Sama sekali tak ada di pikiran korban jika ia telah masuk dalam perangkap si pelaku penipuan tersebut. Nomor telepon pelaku berhasil dihubungi. Dari seberang telepon, pelaku mengiyakan jika korban benar memenangkan hadiah mobil. Hal ini membuat korban tambah yakin.

Dalam pembicaraan melalui telepon, pelaku meminta korban menyetor sejumlah uang, yang katanya untuk pengurusan pajak kendaraan. Korban menurut saja. Saat itu juga, ia mengirimkan uang Rp3,5 juta ke nomor rekening milik pelaku sebagai syarat untuk mendapatkan mobil tersebut.


Setelah uang terkirim, korban mencoba mengecek ke bagian distributor rokok Sampoerna di sebuah kawasan industri di Batam Centre. Dari sana, korban mendapat jawaban yang membuat jantungnya nyaris copot. Petugas distributor mengatakan bahwa selama ini pihak PT HM Sampoerna tidak ada menggelar undian berhadiah. Korban akhirnya sadar, ternyata ia telah masuk dalam jebakan penipu. Uang jutaan miliknya ludes diambil pelaku itu. Atas kejadian ini, korban memilih melapor ke Mapoltabes Barelang.


“Modus undian ini macam-macam. Ada dari sabun, rokok, susu. Sudah beberapa korban yang melapor,” ungkap Kasat Reskrim Poltabes Barelang, AKP Herry Heryawan, Ahad. (why)

Batam Pos - Senin, 09 Juli 2007

http://batampos.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=25412&Itemid=97

No comments: