19 August 2007

Hati-hati jangan jadi korban hipnotis

Oleh Soelastri Soekirno
Kejahatan dengan cara menghipnotis korbannya makin merajalela. Penjahat yang biasanya bekerja secara berkelompok tak hanya menjadikan kaum perempuan sebagai korban, tetapi juga kaum lelaki. Harta yang menjadi sasaran terutama uang tunai di tangan korban dan yang tersimpan dalam tabungan, telepon seluler, dan bahkan sepeda motor.

Warga masyarakat dari berbagai tingkatan sosial ekonomi mereka jadikan sasaran, tak peduli pensiunan atau penarik ojek. Akibatnya, banyak korban kehilangan harta benda yang sudah bertahun-tahun mereka kumpulkan.

Lihatlah apa yang terjadi atas penarik ojek di kawasan Batu Ceper atau Plaza Gajah Mada, Jakarta Pusat, yang Mei lalu terkena hipnotis oleh penumpangnya. Penarik ojek yang terhipnotis pun segera menyerahkan sepeda motornya.

Penjahat yang memakai ilmu hipnotis akhir-akhir ini melebarkan operasi ke pinggiran Jakarta. Dua perempuan, warga Bintaro, Kecamatan Pondok Aren; dan warga Tigaraksa, keduanya di Kabupaten Tangerang, Banten, baru-baru ini menjadi korban kelompok penjahat tersebut.

Salah satu ceritanya, pada awal Agustus lalu seorang lelaki mendatangi Riri (41), ibu rumah tangga yang sedang menunggu angkutan umum di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Empat lelaki yang saat berbicara berlogat melayu itu bertanya di mana bisa menukar dollar Singapura-nya ke rupiah. Entah apa yang terjadi, Riri malah mengajak para lelaki ke rumahnya untuk mengambil buku tabungan berikut fotokopi kartu tanda penduduk agar bisa mengambil uangnya yang tersimpan di tabungan.

Di rumah tak ada fotokopi KTP, tetapi perempuan itu kemudian meminjam uang sejumlah Rp 16,8 juta dari kerabatnya berikut perhiasan seberat 20 gram yang kemudian ia serahkan kepada kawanan penjahat tersebut.
Dalam laporannya ke Polsek Tigaraksa, Riri menyatakan menerima amplop berisi uang sejumlah 7.000 dollar Singapura dari para penjahat. Begitu empat penjahat pergi dengan mobilnya, ia baru sadar ternyata amplop hanya berisi uang tiga lembar ribuan rupiah.

Di kawasan Bintaro, modus operandi serupa dilakukan penjahat atas seorang perempuan berusia 70-an tahun. Penjahat berhasil mentransfer tabungan si korban sejumlah Rp 300 juta ke rekening lain.

Mencermati aksi-aksi kawanan penjahat itu, praktisi Neuro Linguistic Programming (NLP) dan hypnotherapist, Ronny F Ronodirdjo, Sabtu (18/8), menyatakan, hipnotis atau gendam bisa digunakan untuk alat kejahatan. Penjahat menggunakan kelengahan calon korban dengan memasuki alam bawah sadarnya. "Tak perlu disentuh atau dibuat tidur, diajak bicara pun sudah bisa kena hipnotis," katanya.

Tentu saja, tidak mudah bagi polisi untuk meringkus kawanan penjahat bermodus gendam ini. Untuk menghindarkan diri dari aksi kejahatan mereka, Ronny menyarankan agar masyarakat menghindarkan diri dari kesan merasa aman di tempat umum. "Perempuan umumnya berlaku begitu sehingga mereka menenteng telepon genggam dan dompet tanpa rasa khawatir jadi korban kejahatan," katanya.

Cara kedua, jangan bersikap terlalu ramah kepada orang asing. "Ini biasa terjadi atas sebagian masyarakat kita tanpa sadar bahwa kita sebenarnya sedang menjadi sasaran aksi kejahatan," kata Kepala Polsek Tigaraksa Ajun Komisaris Herru Agus.

Menurut Ronny, penjahat tahu benar kelemahan sebagian masyarakat. Umumnya penjahat bermodus hipnotis berbicara dengan logat melayu kental. Sebaiknya jangan pernah membicarakan soal intern diri kita kepada lawan bicara yang baru dikenal sebab lawan bicara akan masuk ke alam bawah sadar untuk memengaruhi kita. "Bila itu terjadi, segera
alihkan pembicaraan ke soal ekstern, misalnya lihat benda di mana Anda berada," kata Ronny.

 


Salam Anti Kejahatan!

MAKI
Masyarakat Anti Kejahatan Indonesia


e-mail: maki.news@yahoo.com
blog: http://maki-online.blogspot.com


Pinpoint customers who are looking for what you sell. __._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

1 comment:

Awie said...

Justru karena itulah makanya kami mengembangkan “Program Penangkal Hipnotis S.H.I.N.E” yang efektif buat melindungi diri kita dari kasus seperti ini. Info lengkapnya bisa anda baca di blog saya di http://antihipnotis.wordpress.com.