07 August 2007

Seorang warga Grobogan tertipu undian palsu Rinso

Surat Pembaca: Lagi, penipuan SMS

Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian cepat, maka tingkat kejahatan melalui ponsel khususnya SMS, surat pemberitahuan, kupon hadiah langsung tanpa diundi juga makin meningkat dan menjadi pola baru dengan memanfaatkan orang lemah. Seorang pelajar tetangga saya dikuras tabungannya oleh penjahat setelah dia menerima SMS.

Tanpa disadari dia mengikuti perintah pengirim SMS dan baru sadar kalau tertipu setelah tabungannya habis. Adalagi yang melalui telepon bahwa seseorang dapat hadiah mobil, tetapi sebelum mobil dikirim harus mentransfer uang ke rekeningnya. Biasanya dilakukan pagi hari dan sasarannya ibu rumah tangga, ada yang berhasil tapi juga gagal.

Ada yang melalui pernyataan modal dengan iming-iming bunga tinggi, setelah itu direkturnya kabur. Modus baru, dengan memberi "kupon hadiah" pada Rinso antinoda kemasan 32 gram produk Unilever Indonesia. Pada kupon tertulis : "Selamat Anda Beruntung mendapatkan 1 unit mobil Kijang Innova". Hubungi suara konsumen 085931311122 (kopi terlampir). Seakan kupon hadiah tersebut benar dari Unilever Indonesia karena berada dalam kemasan rapi.

Pertanyaan, bagaimana kupon hadiah yang berlogo Unilever Indonesia berada dalam kemasan yang rapi tanpa cacat? Ada dua kemungkinan, pertama ada kerjasama antara orang dalam (bagian produksi) dengan penjahat. Atau persaingan tidak sehat antar pengusaha sehingga Rinso produk Unilever dipalsukan dengan tujuan merusak citra Unilever.

Kepada masyarakat diimbau jangan mudah kena iming-iming yang menggiurkan tetapi berujung penderitaan. Tidak usah tergesa-gesa kaya mendadak melalui rezeki mendadak, tetapi bekerja yang keras, rajin, hemat. Bukankah rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya?


Drs AM Budiono BSc
Getasrejo RT 2/RW 2,
Grobogan, Jawa Tengah


Suara Merdeka - 07 Agustus 2007

No comments: