01 August 2007

Tertipu ’Rinso’, Rp 23 juta raib

KEDIRI- Ini peringatan bagi masyarakat. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming hadiah yang ada di kemasan berbagai produk. Bila tidak teliti, bisa-bisa bernasib malang seperti Kadeni, 37, ini. Lelaki yang beralamat di Jalan Brigjend Katamso Kota Kediri ini harus merelakan uang Rp 23,1 juta. Gara-garanya dia tergiur kupon undian yang menyatakan dirinya memenangkan hadiah mobil.

Cerita itu berawal ketika Kadeni menemukan sebungkus deterjen merek Rinso ketika melintas di Jalan Samratulangi. Deterjen itu kemudian dibawanya pulang. Keesokan harinya deterjen itu digunakannya untuk mencuci. "Setelah kemasannya dibuka, kami menemukan kupon undian," ungkap Kadeni ketika ditemui di rumahnya.

Di kupon itu tertulis dirinya mendapatkan satu unit mobil Toyota Kijang Innova. Gani kemudian menghubungi nomor 085931321172 dan 085931321112 yang tertera di kupon tersebut.

Repotnya, ketika menghubungi nomor itu dan kemudian diminta mentransfer Rp 4,8 juta ke satu rekening di BRI, Kadeni nurut saja. Oleh penipu, uang tersebut diakui untuk mengurus persyaratan admisnitrasi di Jakarta.

Lebih repot lagi ketika siang harinya penipu kembali menelepon dan meminta korban mentransfer Rp 7,9 juta dengan alasan untuk mengurus pajak di Surabaya. Oleh Kadeni permintaan itu tetap dituruti.

Tak cukup sampai di situ, pelaku kembali menelepon Sabtunya dan meminta ditransfer Rp 4,7 juta. Yang ini dengan alasan untuk mengurus pajak di Kediri. Terakhir, pelaku meminta Gani mentransfer Rp 5,7 juta untuk mengurus keperluan perjalanan pengiriman kendaraan.

"Saya tidak curiga karena ada stempel Unilever. Apalagi, dia memberi nomor telepon perwira Polda," lanjut pemilik toko kain di Pasar Setonobetek ini.

Gani baru sadar tertipu setelah Minggu lalu dia menunggu kiriman mobil Innova yang dijanjikan tapi tidak kunjung datang. Saat menghubungi nomor telepon yang dikatakan milik perwira Polda Jatim berpangkat AKBP, dia justru dikatakan baru saja menjadi korban penipuan. Gani pun segera melaporkan hal itu ke Polresta Kediri Senin lalu.

Kasatreskrim AKP Purdianto mengatakan sedang melakukan penyelidikan kasus ini. Dia berharap masyarakat berhati-hati dengan kasus seperti itu. "Apalagi jika pelaku meminta untuk mengirimkan uang," ujarnya.(ut)

Radar Kediri - Rabu, 01 Agt 2007


http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=168584&c=61

No comments: