11 September 2007

Puluhan Calon TKI Kena Tipu

Puluhan Calon TKI Kena Tipu
Senin, 10 September 2007 | 14:55 WIB

TEMPO Interaktif, Cianjur:Sebanyak 34 warga dari berbagai daerah menjadi korban penipuan dengan modus pemberangkatan menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Para korban rata-rata telah menyetor uang antara Rp 6 juta hingga Rp 8 juta melalui sponsor Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Duta Karaba yang beralamat di Jakarta.

Menurut salah seorang korban, ia mengaku tertarik menjadi TKI saat mendengar kabar ada sponsor PJTKI yang bisa memberangkatkan ke luar negeri dengan cepat. Merasa penasaran dia pun mencari tahu sponsor yang belakang diketahui bernama Heru Hoerudin (42), warga Kampung Nagrak, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Begitu ketemu, korban langsung menyampaikan keinginannya untuk menjadi TKI. Sponsor tersebut berjanji sanggup memberangkatkan korban menjadi TKI dengan tujuan Brunei Darussalam asalkan bisa menyediakan uang sebesar Rp 6 juta.

Merasa yakin keinginannya untuk mendulang uang besar di negeri orang sudah di depan mata, korban menyanggupi permintaan sponsor PJTKI itu. Sesuai dengan permintaan uang sebesar Rp 6 juta diserahkan kepada sponsor tersebut dengan harapan bisa segera berangkat. "Tapi sudah lewat tiga hari janjinya saya akan diberangkatkan ke Brunai ternyata tidak. Setelah saya tanyakan kepada sponsor itu ia malah banyak beralasan yang tidak masuk akal dan sulit untuk ditemui. Saya tidak mau mengambil risiko, makanya saya laporkan ke Polsek Sukaresmi," ujar salah seorang korban.

Ternyata puluhan orang yang datang dari berbagai wilayah juga mengalami nasib serupa. Mereka juga dijanjikan akan diberangkat dengan berbagai tujuan, seperti ke Brunei, Dubai, Australia dan Hongkong. "Ternyata bukan saya saja yang tertipu tapi banyak orang, modusnya sama akan diberangkatkan menjadi TKI," katanya.

Kepala Kepolisian Sektor Sukaresmi, Ajun Komisaris Katamsi, membenarkan adanya puluhan korban yang tertipu oleh sponsor PJTKI. Bahkan, kata Katamsi, pihaknya telah mengamankan 4 orang tersangka karena diduga turut membantu tersangka utamanya yang kini masih dikejar petugas. Keempat orang tersangka yang kini mendekam di sel tahanan Markas Polsek Sukaresmi adalah Heru Hoerudin, Rahmat Saleh (37), warga Pasir Angin, Desa Gadog, Kecamatan Cipayung, Kabupaten Bogor, Wahyu Sukmawan (33), warga Ciherang, Desa Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Tasikmalaya, dan Asep Kamaludin (39) warga Kabandungan, Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

"Awalnya mereka juga mengaku korban, karena dalam menjalankan aksinya mereka mengaku hanya mengantar para korbanya dan proses selanjutnya tidak tahu. Tapi setelah kita desak mereka mengakui telah membantu rekruitmen calon TKI di PT. Rizky Duta Karaba. Sesuai dengan pengakuan para tersangka itu ternyata alamatnya palsu. Kantor yang beralamat di Jalan Danau Cibubur Asri Kav. DDN Nompr 118 Kelurahan Harjamukti Kecamatan Cimanggis, Depok, ternyata rumah pribadi dan yang punya rumah juga tidak mengetahui kalau rumahnya dijadikan kantor. "Selama ini menurutnya hanya dikontrakkan,
" kata Katamsi. Menurutnya, kini pihaknya tengah memburu tersangka utama yang identitasnya sudah diketahui.

"Kita tunggu saja mudah-mudahan dalam waktu dekat ini tersangka utamanya bisa segera tertangkap untuk mempertanggungjawab
kan semua perbuatannya," paparnya.

DEDEN ABDUL A

No comments: