08 April 2008

Lewat SMS, Dosen Tertipu Rp 61 Juta

YOGYAKARTA - Salah seorang dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) tertipu Rp 61 juta lebih lewat SMS dari Tasky Jalal yang mengaku sebagai pegawai Dirjen Pendidikan Nasional.

Berdasar informasi yang berhasil dikumpulkan, hal itu terjadi Jumat (4/4) pukul 12.00. Saat sedang mengajar, dia mendapat SMS dari Tasky Jalal yang mengaku sebagai staf Dirjen Pendidikan Nasional.

SMS tersebut memberitahukan, tanggal 10-12 April mendatang, korban mendapatkan undangan untuk mengikuti seminar di Hotel Borobudur, Jakarta. SMS juga menyebutkan biaya perjalanan hingga penginapan ditanggung Dirjen Pendidikan Nasional.

Namun untuk kepastian keberangkatan, korban harus mentransfer Rp 61 juta ke rekening yang tertera dalam pesan singkat itu.

Curiga

Selanjutnya pukul 13.00, usai mengajar, korban menuju ATM Bank Mandiri di kawasan Kampus UGM untuk mentansfer uang sebagai jaminan keberangkatannya ke seminar di Jakarta.

Setelah mentransfer uang, korban curiga terhadap SMS tadi. Selanjutnya, korban mengecek kebenaran undangan tersebut ke Dinas Pendidikan. Namun jawaban dari Dinas Pendidikan mengejutkannya. Ternyata tidak ada seminar di Jakarta yang dilaksanakan oleh Dirjen Pendidikan Nasional. Merasa tertipu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bulaksumur dan diterima Kapolsek AKP Vero SIK.

''Kami masih mendalami laporan tersebut. Sebab kejadian yang dialami korban juga menimpa mahasiswa UGM,'' tandasnya ketika dikonfirmasi wartawan. (sgt-72)

http://www.suaramerdeka.com/


No comments: